Apresiasi Evaluasi KPRBN, Hassanudin Berharap Memberikan Dampak Positif pada Tugas dan Kinerja

Administrator
25 September 2023 - Dibaca 408 kali

MEDAN

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengapresiasi Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) yang memberikan evaluasi kinerja dan akuntabilitas di Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumut. Evaluasi ini diharapkan memberikan dampak yang positif kedepan dalam pelaksanaan tugas dan kinerja.

"Ini merupakan tantangan kita dalam melaksanakan tugas, yang perlu kita evaluasi dan harus berubah lebih baik lagi. Kita harus selalu adaptif dan keselurahan hasil kinerja kita, muaranya adalah keadilan sosial untuk masyarakat," ucap Hassanudin, pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Reformasi dan Birokrasi Tematik Kemiskinan dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Sumut yang berlangsung di Ballroom Hotel Grandhika Jalan Dr Mansyur Medan, Senin (25/9).

Hadir di antaranya, Sekretaris Eksekutif KPRBN Eko Prasojo, Sekda Sumut Arief S Trinugroho, dan seluruh Kepala OPD Pemprov Sumut.

Menurut Hassanudin, dalam evaluasi ini hal yang perlu diubah adalah cara berpikir dan bertindak dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, sesuai dengan pilihan profesi pekerjaan untuk mengabdi pada pelayanan masyarakat.

"Tapi Pak Eko, saya yakin dengan kualitas para OPD di Sumut, evaluasi kinerja ini dapat diraih dengan baik dan tepat. Saya juga meminta OPD dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas dan mengejar target dan capaian tersebut," katanya.

Hassanudin juga mengingatkan OPD bahwa keberhasilan yang dilakukan masa lalu, belum tentu menjadi keberhasilan yang akan datang. Tidak ada yang mudah dan ideal yang semua itu dapat diperoleh dengan kinerja yang mengedepankan moral dan integritas yang tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif KPRBN Eko Prasojo dalam arahannya meminta Pemprov Sumut untuk fokus dalam tiga hal pada evaluasi birokrasi reformasi ini. Yakni fokus pada perencanaan dan penganggaran, penguat pengawasan dan integrated program antarsektoral.

"Apa yang harus diubah yakni melakukan skala prioritas dalam perencanaan dan penganggaran. Dimana yang terjadi dalam penggarapan tidak terjadi kolaborasi antara provinsi dan kabupaten. Ini akibat ego sektoral yang terlalu tinggi dan ini yang harus diubah," katanya.

Kemudian Eko menyampaikan, hal yang harus dilakukan penguat pengawasan untuk mendeteksi dini terjadinya korupsi, serta melakukan perubahan budaya oleh lintas sektoral agar integrated program itu dapat terlaksana.

"Kita sudah banyak melaksanakan perubahan namun tidak berubah. Maka monitoring ini kita lakukan untuk menyempurnakan apa yang masih belum sempurna. Kultur birokrasi Indonesia ini masih kolonial dan ini sangat berat dimana mindset yang sulit berubah," katanya. **(H14/DISKOMINFO SUMUT)

Ragam Terkait

Hadiri Peluncuran INA Digital, *Pj Gubernur Sumut Komit Kebut Transformasi Digital dan Integrasikan Data Pemprov*
JAKARTA Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menghadiri peluncuran Government....
Kunjungi Wisata Air Terjun Aek Sijorni, *Pj Gubernur Sumut: Ini Anugerah Ilahi, yang Sangat Indah dan Harus Tetap Dijaga*
TAPSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tapan....
Serahkan Tunggul Kecamatan Terbaik Kategori Kabupaten, *Pj Gubernur Sumut : Motivasi Bagi Para Bupati dan Camat*
SIPIROK Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyerahkan Tunggul Kecamatan Te....
Perkuat Kapasitas Petugas Posyandu, *Pj Ketua TP PKK Sumut Harap Berdampak Signifikan pada Penurunan Stunting*
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kapasitas petugas Pos....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara