Gubernur Bobby Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Administrator
2 Desember 2025 - Dibaca 493 kali

TAPANULI TENGAH

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin langsung jalur evaluasi dan pembukaan jalan darurat, paska banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). 

Dalam kesempatan tersebut, Bobby meminta seluruh unsur pemerintah provinsi bersama TNI, Polri, dan Basarnas, terus mempercepat penanganan banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). 

“Kami berkomitmen memperkuat upaya penanganan bencana dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di posko pengungsian,” ujar Bobby usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Tapteng, Sabtu (29/11/2025).

Bobby menyampaikan bahwa saat ini ribuan warga telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan. Ia memastikan untuk kebutuhan dasar para pengungsi sudah terpenuhi.

Selain logistik makanan dan obat-obatan, Bobby menyebut pihaknya juga menambah fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, akses listrik, wifi, serta kebutuhan khusus ibu dan anak.

“Kami ingin seluruh pengungsi merasa aman dan tetap nyaman selama berada di posko,” katanya.

Meski begitu, Bobby mengakui masih banyak warga yang masih terisolir akibat empat jalur utama menuju desa-desa di Tapteng belum bisa dilalui. Ia menugaskan seluruh tim gabungan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat.

“Prioritas kami saat ini adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik bisa masuk ke wilayah terdampak paling parah,” tegasnya.

Bobby memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus ditingkatkan agar penanganan berlangsung cepat, tepat dan menyeluruh. “InsyaAllah, dengan kerja bersama, kita bisa meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumut merilis data terbaru penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025, terdapat sebanyak 147 orang meninggal dunia dan 28.427 orang mengungsi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan merincikan, data korban luka-luka, yakni 32 luka berat, serta 722 orang luka ringan. Sementara itu, 174 orang dinyatakan masih dalam pencarian

"Dari data sementara tercatat 488 kejadian bencana alam. Total 1.076 korban dengan rincian 147 meninggal dunia," kata Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (29/11/2025).**(DISKOMINFO SUMUT) 

Berita Terkait

Bobby Nasution Tekankan Pembinaan dan Integritas Atlet, Targetkan Sumut Konsisten di Papan Atas PON
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta jajaran Komite Olahrag....
Pererat Silaturahmi Usai Ramadan, TP PKK Sumut Gelar Halalbihalal dan Siapkan Integrasi Kantor
MEDAN Keluarga Besar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (S....
Hari Jadi ke-78 Sumut Usung “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan memperingati Hari Jadi ke-78 Prov....
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB, Kunci Sukses Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong implementasi pembangun....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara