Buka Jambore Daerah XI Sumut 2026, Wagub Surya Ajak Pramuka Jadi Teladan dan Generasi Pembawa Solusi

Administrator
8 Juli 2026 - Dibaca 504 kali

DELISERDANG

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/7/2026). Melalui kegiatan yang diikuti ribuan Pramuka Penggalang tersebut, peserta diharapkan mampu membangun semangat gotong royong, memperkuat karakter, serta menjadi teladan dan pembawa solusi di tengah masyarakat.

Pada pembukaan Jamda XI Sumut 2026, Surya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumut mengatakan, Jambore bukan sekadar kegiatan berkemah dan berkumpul bersama. Kegiatan ini merupakan wadah untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik di tengah tantangan era global yang menuntut generasi muda memiliki kecerdasan intelektual, karakter yang kuat, kemampuan berkolaborasi, adaptif terhadap perubahan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

"Karena itu manfaatkanlah setiap kegiatan selama Jambore ini untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, mengembangkan kreativitas, melatih kepemimpinan dan membangun semangat gotong royong. Jadilah teladan di sekolah, keluarga dan masyarakat. Jadilah generasi yang membawa solusi, bukan sekadar menjadi penonton perubahan zaman," ujar Surya.

Surya menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembinaan generasi muda, termasuk melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, investasi terbaik bagi daerah adalah membangun manusia yang berkarakter, berintegritas, sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin mengikuti seluruh kegiatan, menjaga kebersihan lingkungan perkemahan, mematuhi arahan para pembina dan panitia, serta menjadikan Jambore ini sebagai pengalaman yang berharga untuk membentuk pribadi yang semakin baik," pungkas Surya, sebelum menyematkan tanda peserta Jamda Sumut 2026.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Bachtiar Utomo, mengatakan Jambore bukan sekadar perkemahan besar yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang pembelajaran kehidupan bagi Pramuka Penggalang yang berusia 11 hingga 15 tahun.

"Di sinilah persahabatan dibangun, kepemimpinan dilatih, karakter ditempa dan cita-cita masa depan mulai dipersiapkan. Karena itu saya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa dan setinggi-tingginya kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Dan pelaksanaan Jambore 2026 Sumut sangat luar biasa, karena pertama kali di Indonesia dengan tidak ada pemungutan biaya kepada peserta," ujar Bachtiar.

Ia menilai generasi muda saat ini membutuhkan bekal yang lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya karena hidup di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, arus informasi tanpa batas, serta perubahan sosial yang dinamis.

"Mereka juga menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Mulai dari krisis keteladanan, degradasi nilai, polarisasi sosial hingga berbagai persoalan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental karakter. Hingga mempengaruhi daya juang mereka, salah satu sebabnya adalah pengaruh narkoba," jelasnya.

Bachtiar juga berharap para orang tua dan para senior memastikan setiap anggota Pramuka memperoleh ruang untuk bertumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam laporannya, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut, Dikky Anugerah Panjaitan, menyampaikan Jambore Daerah Sumut 2026 diikuti 5.575 orang. Terdiri atas 3.650 peserta Penggalang, 250 pembina pendamping, 50 pimpinan kontingen, 265 panitia penyelenggara, 50 peserta pendukung, serta dihadiri undangan, masyarakat, pelaku usaha mikro, dan ribuan pengunjung.

"Ini merupakan kegiatan terbesar di Sumatera Utara yang memobilisasi ribuan peserta dalam satu kawasan. Sehingga seluruh aspek, baik keamanan, kesehatan, transportasi dan manajemen risiko telah dipersiapkan secara terpadu. Ini juga pertama kali pelaksanaan Jambore yang tidak memungut biaya kepada pesertanya," katanya.

Jambore Daerah XI Sumut 2026 berlangsung pada 8–12 Juli 2026.  Selama kegiatan, peserta juga akan mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan serta menampilkan beragam kreativitas dan pertunjukan seni.

Hadir pada pembukaan tersebut antara lain Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bachtiar Utomo, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, para Ketua Majelis Pembimbing Cabang/Kepala Daerah atau perwakilan, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut.**(H13/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Komisi VII DPR RI, Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi dukungan Komisi ....
Buka Jambore Daerah XI Sumut 2026, Wagub Surya Ajak Pramuka Jadi Teladan dan Generasi Pembawa Solusi
DELISERDANG Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI....
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Pembinaan Berkelanjutan untuk Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter
DELISERDANG Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, ....
Terkaiti Harga Tiket Masuk PRSU 2026, Panitia Sebut Bentuk Dukungan Masyarakat untuk Kreativitas dan Pelestarian Budaya
MEDAN Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 menegaskan bahwa harga tiket masu....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara