Terima Kunjungan Dinas Sejarah TNI AD *Pj Gubernur Sumut Cerita Masa Kecil hingga Jadi Pangdam I/BB*

Administrator
29 Mei 2024 - Dibaca 1059 kali

MEDAN

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menerima kunjungan wawancara dari Dinas Sejarah TNI AD di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (29/5). Hassanudin pun bercerita masa kecilnya hingga bisa menjadi TNI AD. 
 
"Lulus SMP, uwak saya menyarankan agar masuk SPG, agar bisa mendapat beasiswa atau dibiayai pemerintah. Tapi saya mau SMA. Selesai SMA, uwak saya juga tetap menyarankan kuliah keguruan," ungkap Hassanudin, yang menjadi anak yatim sejak kelas 3 SD.
 
Pria kelahiran 7 September 1965 itupun sempat menerima saran dari sang uwak, untuk melanjutkan pendidikan di keguruan. Di tengah perjalanan, Hassanudin merasa tidak cocok dengan jurusan yang diambilnya. Hassanudin memantapkan niatnya untuk mengikuti seleksi akademi militer di Pulau Jawa.
 
Hassanudin pun lolos dan diterima sebagai bakal calon prajurit TNI. Dari sinilah, ia memulai karier militernya, hingga menjabat sebagai Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat.
 
Hassanudin juga pernah menjadi Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan pada 18 November 2020 – 25 Februari 2022. Pada 5 September 2023, jenderal bintang dua itupun dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian menjadi Pj Gubernur Sumut, menggantikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
 
Hassanudin memulai kariernya di Akademi Militer (Akmil) kecabangan Artleri (1989). Dengan semangat, Hassanudin menceritakan dirinya terpilih menjadi lulusan terbaik Susreg XLI tahun 2003, di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sekoad). Dalam tugasnya sebagai TNI, Hassanudin  pernah terlibat pada perang Seroja, Pemberontakan di Aceh, dan Konflik Papua.

Sementara Kabalaklisjarah Disjarahad  Kol Cak (K) Siti Kolifah, mengatakan Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad) merupakan Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabes AD, yang berkedudukan langsung di bawah KASAD. 

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, kata Siti, Disjarahad melaksanakan lima fungsi pembinaan, yakni pembinaan dokumen sejarah, penulisan sejarah, perpustakaan, museum dan monumen, serta tradisi.

"Kehadiran kami hari ini ingin mengetahui pengalaman dari Bapak Hassanudin, dalam meniti karier di kemiliteran, yang pernah menjabat sebagai Pangdam I/BB," ucapnya.

Hadir pada wawancara itu Kabalaklisjarah Disjarahad  Kol Cak (K) Siti Kolifah, Sejarawan Gol V/Listiwa Letkol Caj Jeni Akmal, Sejarawan Gol V/Lisbo Letkol Caj Rochim, Kabintaljarahdam I/BB Letkol INF Asep M Nurjawali, dan Kalakjarah Bintaljarahdam I/BB Letkol INF Supriyono. **(H21/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Dunia, Pj Sekdaprov Sumut Harapkan Penanaman Pohon dan Mangrove Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim
SERGAI Penanaman pohon dan mangrove menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadapi perubahan ik....
1.015 Pelari dari 34 Negara Ramaikan Trail of The Kings UTMB 2026, Perkuat Posisi Sumut sebagai Destinasi Sport Tourism
MEDAN Sebanyak 1.015 pelari dari 34 negara akan meramaikan ajang Trail of The Kings by UTMB 2026 ....
Pj Sekdaprov Harapkan MTQ Sumut 2026 Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter
MEDAN Sedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke....
Menang Dua Laga Beruntun, Bobby Nasution Pacu Semangat Timnas U19 Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026
DELISERDANG Timnas U19 Indonesia kembali meraih kemenangan meyakinkan pada ajang Piala AFF U19 20....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara