Sumut Sudah Miliki Dua Laboratorium PCR Covid-19

Administrator
19 April 2020 - Dibaca 571 kali

MEDAN

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah memiliki dan mengoperasikan dua laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19, yaitu laboratorium PCR di Rumah Sakit (RS) Universitas Sumatera (USU) Jalan Dr Mansyur Medan dan RS Umum Haji Adam Malik Jalan Bunga Lau Medan.

Pengoperasian dua laboratorium ini akan mempercepat pengujian spesimen terkait Covid-19, sehingga dapat mendorong percepatan penanganan Covid-19 di Sumut, terutama dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 di daerah ini.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah di Media Center GTPP Covid-19, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Sabtu (18/4).

Menurut Aris, pengoperasian dua laboratorium ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19. Karena itu, kesungguhan dan peran serta masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini juga sangat diharapkan.

“Oleh karena itu marilah kita bersama-sama untuk saling jaga. Putuskan rantai kontak langsung dengan penderita positif dengan menjaga jarak dalam berkomunikasi sosial dengan siapapun. Upayakan pada jarak lebih dari satu setengah meter hingga dua meter,” ucap Aris.

Aris mengingatkan masyarakat untuk selalu hindari kontak langsung dengan orang lain. Hindari tempat-tempat yang diyakini akan menjadi penuh sesak dan hindari tempat-tempat yang bertumpuk. Selalu cuci tangan, karena transmisi penyakit ini lebih banyak diwarnai oleh droplet, batuk, juga akibat bersin yang mengenai benda-benda lain, dan kemudian secara tidak sadar terpegang dan kemudian dengan tangan yang tercemar ini menyentuh mulut hidung dan mata.

“Ini menjadi penting oleh karena itu cuci tangan dengan sabun dengan air yang mengalir selama 20 detik sudah cukup untuk melakukan itu. Selanjutnya produktif di rumah, artinya lebih baik kita berada di rumah. Kita jangan mempertaruhkan apapun untuk mencoba-coba ke luar rumah, tanpa ada kepentingan yang mendesak,” katanya.

Aris juga mengingatkan pada musim pancaroba di bulan bulan April- Mei yang secara statistik menunjukkan peningkatan kasus demam berdarah. Karena itu, jangan sampai ini memperburuk kondisi pandemi Covid-19. Lakukan pembersihan sarang nyamuk di rumah.

GTPP Covid-19 Sumut mengkonfirmasi data orang yang terpapar Covid-19 hingga 18 April 2020, yaitu jumlah PDP 146 orang, positif 103 orang (79 PCR dan 24 rapid test), meninggal 10 orang dan sembuh 12 orang.

Sumber : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara