Sumut Akan Manfaatkan AI untuk Sistem Pertanian, Bobby Nasution Ingatkan Pentingnya Peningkatan SDM dan Dukungan Kebijakan

Administrator
26 Februari 2026 - Dibaca 233 kali

MEDAN

 

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) saat ini sedang merumuskan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk tata kelola pertanian. Sistem AI ini diyakini mampu mendorong modernisasi sektor pertanian serta meningkatkan produksi secara lebih masif.

 

Namun, untuk menerapkan AI dalam sistem pertanian, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan perlunya peningkatan kemampuan para penggunanya, seperti petani, penyuluh, dan pihak terkait lainnya. Hal ini agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

“Perlunya penguatan sistem digital, bukan hanya alat saja, tetapi SDM yang menggunakan, kemudian dukungan kebijakan yang tepat,” kata Bobby Nasution saat rapat virtual dengan DEN dari kediaman pribadinya di Komplek Tasbih, Medan, Senin (23/2/2026).

 

Menurut Bobby, semakin mumpuni kemampuan pengguna teknologi tersebut, semakin baik pula tingkat keakuratan dan kemampuan AI dalam menunjang kebutuhan pertanian. Teknologi ini dinilai mampu memprediksi curah hujan, menentukan waktu tanam dan panen, menganalisis hama beserta cara penanganannya, serta berbagai kebutuhan lainnya.

 

“Peran AI sangat penting dalam teknologi pertanian, tetapi tentu bila data yang kita input akurat, hasilnya kita bisa lebih akurat memprediksi curah hujan, waktu tanam dan panen, bahkan analisa hasil produksi pertanian,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sistem pertanian berbasis AI untuk Sumut telah siap diterapkan. Ia juga menyebut investor telah menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan teknologi pertanian tersebut.

 

Saat ini, sistem pertanian berbasis AI telah diterapkan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH) 2. Menurut Luhut, sistem tersebut siap diaplikasikan pada sektor pertanian masyarakat.

 

“Sistem AI-nya sudah ada, bekerja sama dengan TSTH, lahan ada, ini bukan angan-angan lagi, titik-titiknya sudah dapat tinggal kita ‘jahit’,” kata Luhut.

 

Rapat virtual tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi, jajaran DEN, serta para bupati se-Provinsi Sumut. Hadir pula mendampingi Bobby Nasution jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut dan peneliti TSTH 2. **(H15/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara