Setelah Medan dan Deliserdang, PKK Sumut Gencarkan Imunisasi Zero Dose di Kota Binjai

Administrator
6 Oktober 2025 - Dibaca 294 kali

BINJAI

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menggalakkan program imunisasi zero dose di berbagai kabupaten/kota. Setelah menyasar Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, kali ini giliran Kota Binjai yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Imunisasi yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Binjai, Jalan Ikan Hiu Nomor 59, Senin (6/10/2025), ditinjau langsung Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu. Program ini menargetkan anak balita yang belum pernah menerima imunisasi dasar lengkap sebagai upaya mencegah penyakit menular berbahaya, seperti polio, campak, dan difteri.

“Imunisasi merupakan langkah awal dalam menciptakan generasi yang sehat dan tangguh. Anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi sangat rentan terhadap penyakit berbahaya. Karena itu, peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjangkau mereka,” ujar Kahiyang.

Kahiyang Ayu juga mengapresiasi antusiasme para ibu yang hadir membawa anak-anak mereka ke lokasi kegiatan. Ia menilai, hal itu menunjukkan kepedulian dan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.

Pada kesempatan tersebut, Kahiyang bersama Ketua PKK Kota Binjai Nurhayati Simanjuntak, turut membagikan makanan tambahan kepada Balita, serta memberi motivasi kepada orang tua agar melengkapi imunisasi anak mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Sugianto menyampaikan, bahwa imunisasi massal di Binjai akan berlangsung selama tiga hari, 6–8 Oktober 2025. Selain imunisasi, kegiatan juga dilengkapi pemeriksaan tumbuh kembang anak, layanan kesehatan gratis, hingga pemeriksaan IVA tes.

“Kita lihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami harapkan cakupan imunisasi di Kota Binjai bisa terus meningkat untuk mencegah berbagai penyakit menular sekaligus mendukung program kesehatan nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, menyebut target imunisasi di Kota Binjai mencapai 400 balita, baik yang sama sekali belum pernah menerima imunisasi (zero dose) maupun yang melengkapi imunisasi sebelumnya.

Hamid menambahkan, intervensi serupa di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang telah menunjukkan hasil signifikan, dengan peningkatan cakupan imunisasi sekaligus penurunan jumlah anak zero dose. Bahkan, Kabupaten Deliserdang meraih penghargaan tingkat nasional atas capaian tersebut.

“Harapan kita, program seperti ini mendapat dukungan penuh dari kabupaten/kota lain, baik melalui intervensi langsung dari Dinas Kesehatan Sumut maupun pelaksanaan mandiri daerah,” pungkas Hamid.**(H20/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Sumut Usulkan Blueprint Produk dan Layanan Halal untuk Program Kawasan di IMT GT 32
MEDAN Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-....
Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama pengolaha....
Sumut Tuan Rumah IMT-GT 2026, Peluang Besar Dorong Investasi dan Proyek Strategis Kawasan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) siap menjadi tuan rumah rangkaian kegi....
Seleksi Komisioner KI Sumut Masuk Tahap Wawancara, Gubernur Tegaskan Timsel Bebas Intervensi
MEDAN Seleksi Calon Anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara (Sumut) periode 2026&....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara