Pj. Gubsu : KLHS RPJMD Dasar untuk Integrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Administrator
27 Agustus 2018 - Dibaca 1013 kali

Medan,

Kepala daerah yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak memiliki tugas dan tanggung jawab untuk  menyusun dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018 – 2023 dalam waktu enam bulan setelah dilantik.

Hal tersebut dikatakan Pj Gubernur Sumatera Utara (Pj. Gubsu) Drs. Eko Subowo, MBA pada sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Gadis Melani Rusli, SH saat memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Dinas Kominfo Provsu, Senin (27/08).

Melalui RPJMD, Kebijakan  pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada di daerah harus disiapkan secara matang, sehingga peningkatan, pemerataan  pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan usaha, peningkatan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah  sesuai dengan urusan pemerintahan dapat dirumuskan.

“ Saya berharap, RPJMD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018 – 2023 yang akan ditetapkan oleh kepala daerah terpilih bersama – sama dengan DPRD, lebih berkualitas agar  tercapai pertumbuhan ekonomi yang kita idamkan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara transparan, responsive, efisien, efektif, akuntable, partisipatif dan berkelanjutan ”ujar Pj. Gubsu

Lebih lanjut, Pj. Gubsu mengatakan untuk mensikronisasikan kajian berwawasan lingkungan dan tujuan pembangunan berkelanjutan yang akan diintegrasikan ke dalam RPJMD, Menteri dalam negeri telah menetapkan Permendagri Nomor 7 Tahun 2018 tentang pembuatan dan pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam penyusunan RPJMD.

Permendagri Nomor 7 Tahun 2018 merupakan instrumen yang memandu Pemerintah Daerah untuk merumuskan skenario pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dalam penyusunan RPJMD dengan memperhatikan aspek daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.

“KLHS RPJMD merupakan analisis sistematis, menyeluruh dan partisipatif yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan  tujuan pembangungan berkelanjutan ke dalam dokumen RPJMD,” ujarnya

Melalui pembuatan KLHS, kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup menjadi pertimbangan dalam merumuskan target-target tujuan pembangunan berkelanjutan sehingga terbangun keserasian dan sinergi pembangunan pusat dan daerah. (LIP)

Berita Terkait

Sumut Usulkan Blueprint Produk dan Layanan Halal untuk Program Kawasan di IMT GT 32
MEDAN Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-....
Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama pengolaha....
Sumut Tuan Rumah IMT-GT 2026, Peluang Besar Dorong Investasi dan Proyek Strategis Kawasan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) siap menjadi tuan rumah rangkaian kegi....
Seleksi Komisioner KI Sumut Masuk Tahap Wawancara, Gubernur Tegaskan Timsel Bebas Intervensi
MEDAN Seleksi Calon Anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara (Sumut) periode 2026&....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara