Perbaikan Pintu Air Irigasi jadi Fokus Pemprov Sumut

Administrator
21 Januari 2025 - Dibaca 431 kali

DELISERDANG

Perbaikan pintu air irigasi, khususnya di Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, menjadi salah satu focus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2025. Hal tersebut penting untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Sumut Rajali, saat mewakili Pj Gubernur Sumut Fatoni mendampingi kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya ke areal persawahan Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (20/1/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat kondisi persawahan yang tergenang akibat air di irigasi tidak mengalir lancar ke bagian hilir. Antara lain, karena pendangkalan dasar irigasi dan kerusakan klep pintu air.

"Kita sudah tinjau ke lokasi, bahwa memang terjadi pendangkalan dasar irigasi. Dan itu menjadi kewenangan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). Ini menjadi perhatian dan rencana pembangunan dari Pemerintah Provinsi pada anggaran (APBD) 2025," sebut Rajali.

Menurut Rajali, ada sebanyak 12 pintu air, yang akan menjadi fokus Pemprov Sumut di kawasan Percut Seituan tersebut untuk perbaikannya. Hal itu menjadi ranah pihak Dinas PUPR Sumut, dimana pada Februari mendatang akan dimulai pengerjaannya.

Dari hasil peninjauan itu, Wamendagri RI Bima Arya mengatakan bahwa kebutuhan utama mengatasi masalah air yang tidak mengalir ke laut karena adanya sedimentasi atau pendangkalan dasar saluran, setidaknya 8 tahun terkahir. Dengan begitu pintu air yang ada juga akan bisa aktif kembali untuk mengendalikan debit air yang masuk dan keluar.

"Tadi saya cek, kegiatan normalisasinya berjalan tahun ini. Anggarannya sudah ada. Saya minta kepala daerah untuk memonitor terus di sini. Bersama dengan camat dan Kepala Desa Pematang Lalang, Cinta Damai dan Percut, saya minta atensinya karena ini harus dipastikan berjalan," ujarnya.

Hal ini juga sesuai target Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia swasembada pangan, dimana petani bisa tiga kali panen dalam setahun. Dan untuk langkah cepatnya, ia meminta pihak terkait menggunakan alat berat yang jenis long arm untuk mendukung percepatan normalisasi. **(H13/DISKOMINFO SUMUT)

 

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara