Penanganan Berbasis Komunitas Efektif Bendung Paparan Covid-19

Administrator
10 Mei 2020 - Dibaca 653 kali

MEDAN

Data pasien terpapar Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) selama beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan yang tajam. Sebarannya pun semakin banyak ke sejumlah kabupaten/kota di Sumut. Menyikapi fenomena ini, Gugus Tugas Percepepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut menganjurkan penganganan berbasis komunitas.

“Percepatan penanganan berbasis komunitas merupakan strategi yang efektif untuk membendung paparan Covid-19. Strategi ini bertujuan untuk melindungi warga yang masih sehat dan menyembuhkan warga yang sakit. Dengan strategi ini, GTPP menekankan pelibatan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan strategi tersebut,” ujar Jubir GTPP Aris Yudhariansyah, di Media Center GTPP Covid-19 Sumut Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro No 30 Medan, Minggu (10/5).

Strategi berbasis komunitas, kata Aris, bukanlah semata-mata untuk mendorong masyarakat menjadi sukarelawan atau mengumpulkan bantuan untuk warga lainnya, serta bukan pula mendorong satu komunitas lingkup kecil seperti kampung, dusun, desa atau komplek perumahan untuk menutup pintu masuk dan mencegah orang dari luar komunitas untuk masuk.

“Strategi berbasis komunitas seyogyanya berorientasi pada proses untuk menguatkan perasaan saling mendukung usaha satu sama lain. Strategi ini setidaknya perlu mencakup dua hal yaitu proses terus menerus menggugah kesadaran bersama bahwa pandemi ini menerjang satu komunitas besar bernama Sumut, bukan hanya kabupaten/kota atau wilayah tertentu,” jelas Aris.

Berikutnya, strategi ini juga mencakup proses terus menerus menggugah solidaritas bersama, sehingga aksi-aksi solidaritas terus akan menjaga perasaan saling mendukung usaha satu sama lain. Aksi-aksi solidaritas akan dapat membawa kesadaran kebersamaan, sekaligus melindungi kelompok-kelompok yang rentan terhadap Covid-19.

“Pada pokoknya, strategi ini bertujuan untuk memperkuat komunitas dengan terus tergugahnya kesadaran dan solidaritas bersama dalam penanganan Covid-19,” tutupnya. Di akhir, diinformasikan update data terpapar Covid-19 di Sumut yakni pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 149 orang, positif 179 orang, sembuh 48 orang dan meninggal 24 orang.

Sumber : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara