Pemprov Sumut Dorong Kebangkitan Ekosistem Pariwisata Lewat Kolaborasi Astex 2025

Administrator
3 November 2025 - Dibaca 452 kali

MEDAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong kebangkitan ekosistem pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya lewat gelaran Astindo Travel Exchange (Astex) 2025. Acara yang dihadiri pelaku industri wisata dari 14 negara dan 8 provinsi ini diyakini menjadi momentum strategis memperkuat jejaring promosi pariwisata Sumut di tingkat nasional dan global.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, pariwisata tidak dapat dibangun secara terpisah, melainkan harus tumbuh dari sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada acara Jamuan Makan Tamu Astex 2025, yang digelar oleh DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Minggu (2/11/2025) malam. Sambutan tersebut dibacakan oleh Plh Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap.

Astex 2025 merupakan rangkaian pertemuan bisnis (business meeting) yang mempertemukan ratusan pelaku industri perjalanan dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini menjadi sarana memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sumatera Utara kepada dunia.

“Ini bukan sekadar pertemuan bisnis, tetapi konvergensi strategis antara promosi, kolaborasi, dan investasi pariwisata. Melalui acara ini, kita mempertemukan para pelaku industri wisata dari dalam dan luar negeri, membangun jembatan kerja sama, serta memperkenalkan keindahan Sumatera Utara kepada dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, momentum ini penting dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah pertemuan pelaku industri pariwisata (pembeli dan penjual), serta membuka peluang transaksi produk dan jasa di sektor ini. Terlebih, Sumut memiliki sejumlah destinasi unggulan seperti Danau Toba, Bukit Lawang, dan Kepulauan Nias.

“Kita patut bersyukur, sektor pariwisata Sumatera Utara menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2024 mencapai 250.413 kunjungan, meningkat 26,32 persen dari tahun sebelumnya (198.240 kunjungan). Hingga Agustus 2025, jumlahnya sudah mencapai 193.758 kunjungan, dengan lima besar wisatawan berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Belanda, dan Jerman,” jelasnya, didampingi Kepala Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Sumut, Yuda Setiawan.

Disampaikan juga, kebangkitan sektor pariwisata bukan hanya tentang peningkatan kunjungan, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi langkah kolaboratif Astindo melalui kegiatan Astex 2025 di Sumut.

“Kita meyakini bahwa pariwisata tidak bisa dibangun sendiri. Ia harus tumbuh dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari desa wisata, pelaku kreatif, investor, hingga pengrajin dan kuliner lokal. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong kebangkitan ekosistem pariwisata serta memperkuat jejaring promosi wisata di tingkat nasional dan global,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Astindo Sumut, Tengku Feria Aznita, menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah menggelar Astindo Travel Fair untuk memperkenalkan destinasi wisata Sumut. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan puncaknya diwujudkan dalam pertemuan bisnis antara agen perjalanan lokal dengan mitra dari berbagai daerah dan negara.

“Pada 3 November 2025 akan digelar pertemuan bisnis antara 117 agen perjalanan, dan mulai 4 November para tamu akan mengikuti Fun Trip untuk mengenal langsung destinasi wisata unggulan Sumatera Utara. Kami berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujar Aznita.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wasekum DPP Astindo Hanley Budiman, Ketua Astex 2025 Munawan Syahputra, serta para agen perjalanan dari Malaysia, Tiongkok , Filipina, Singapura, dan 10 negara lainnya dari kawasan ASEAN, Australia, Eropa, dan Amerika, termasuk dari berbagai provinsi di Indonesia.**(H13/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara