Nawal Lubis Buka Pelatihan Administrasi dan Keuangan Bagi Pengurus TP PKK se-Sumut

Administrator
31 Mei 2023 - Dibaca 744 kali

MEDAN

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluara (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengatakan sistem pendataan, pencatatan, pelaporan dan pengarsipan yang baik, merupakan administrasi yang sangat penting bagi PKK. Karena tertib administrasi ini dapat mempermudah pelaksanaan perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan PKK.

"Ketika kader berbicara program, maka kader harus berbicara data dengan baik dan tepat, sehingga program yang dijalankan dapat terukur dan berjalan efektif,” jelas Nawal Lubis, saat membuka Pelatihan Administrasi dan Keuangan Bagi Pengurus TP PKK se-Sumut di Ballroom Sudirman, Le Polonia Hotel & Convention, Jalan Sudirman Nomor 14 Medan, Selasa (30/5).

Nawal Lubis juga menyampaikan, administrasi PKK telah banyak mengalami perkembangan secara bertahap dan meningkat, baik secara sistem, model dan jenisnya. Salah satunya Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, yang berbasis format digital.

"Kekuatan data PKK ada di kelompok Dasawisma, jadi perlu mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, karena meraka adalah operator dan kreator untuk ketersedian data yang baik dan berkualitas," jelas Nawal.

Lebih lanjut disampaikan Nawal Lubis, peningkatan kualitas dari 10 program pokok PKK harus berbanding lurus dengan sistem administrasi yang baik, akurat, dan sistematis. "Pengelolaan administrasi yang baik dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan organisasi, termasuk PKK,” harap Nawal Lubis.

Karena itu, Nawal berharap, pelatihan ini mampu memberikan informasi bagaimana pengelolaan administrasi yang akurat dan bertanggung jawab. "Ini kesempatan bagi Bapak/Ibu untuk meningkatkan pemahaman, bagaimana mengelola adminitrasi dan keuangan suatu organisasi untuk lebih baik lagi," harapnya.

Sekretaris TP PKK Sumut Riza Vahlevi Lubis mengatakan, pelatihan tertib adminitrasi PKK ini untuk mempertajam kemampuan para kader PKK dalam pendataan, pencatatan, pelaporan dan pengarsipan serta aktif mengelola 10 program PKK.

"Kita berikan mereka pemahaman bagaimana melaporkan administrasi PKK secara tertib, teratur, benar dan terarah. Selain kita meminimalkan adanya ‘human error’ dalam pengelolaan data administrasi," jelas Reza.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupten/Kota se-Sumut beserta pengurus, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Sumut Parlindungan Pane, serta mantan Dirjen Bina Pembangunan Kemendagri Hari Nur Cahya Murni yang juga saat ini sebagai dosen di IPDN.**(H20/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara