Mulai Maret 2026, Proyek Pembangunan Jalan di Kawasan Sipiongot Dilanjutkan

Administrator
28 Januari 2026 - Dibaca 587 kali

MEDAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), tahun ini melanjutkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Proyek pembangunan ditargetkan akan direalisasikan pada Maret mendatang.

“Kita targetkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot akan dimulai pada Maret 2026. Mudah-mudahan sudah bisa kita realisasikan segera,” ujar Kabid Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan dalam konferensi pers yang digelar di Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda kantor Gubernur Sumut, Rabu (28/1/2026).

Proyek pembangunan jalan Sipongot ini telah masuk dalam program strategis daerah. Adapun kawasan yang akan dibangun dari Sipiongot- batas Labuhanbatu sepanjang 16 Km dengan anggaran Rp96 miliar, Sipiongot batas Tapanuli Selatan 12 Km dengan anggaran Rp72 miliar dan Hutaimbaru- Sipiongot Paluta 11,8 Km dengan anggaran Rp70,8 miliar.

Realisasi pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini sudah berpuluh tahun dinantikan oleh masyarakat setempat, karena selama ini akses jalan banyak yang rusak berat, berlumpur saat hujan dan sulit dilalui transportasi.

“Kawasan Sipiongot ini dulu masih menjadi daerah yang tertinggal. Bahkan kalau bisa kita katakan di tahun 80-90 an, transportasi di kawasan Sipiongot ini harus dilalui dengan naik kuda,” ujar Harry.

Kondisi inilah yang membuat Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot yang sempat terhenti di tahun 2025, karena adanya proses hukum.

Proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini pun diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Selain bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga dapat memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir, serta mengatasi kerusakan berat jalan yang telah berlangsung puluhan tahun.

“Baru kali ini di bawah kepemimpinan Gubernur Pak Bobby, kawasan Jalan Sipiongot akan dibangun. Proyek ini tentu dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini terpencil dan tertinggal,” kata Harry.

Proyek pembangunan Jalan Sipiongot ini pun diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan seperti kesehatan dan pendidikan di kecamatan Dolok, karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah (Labuhanbatu-Tapsel-Paluta).**(H12/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara