Gubernur Bobby Nasution Beri Pesan ke Pendawa Indonesia, "Nek Wani Ojo Wedi-wedi" Berantas Narkoba

Administrator
14 September 2025 - Dibaca 819 kali

MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Milad ke-26 Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia. Dalam acara itu, Bobby memberi pesan dan mengajak ke seluruh kader Pendawa Indonesia bersama-sama memberantas narkoba dengan slogan "Nek Wani Ojo Wedi-wedi".

Acara Milad Pendawa Indonesia tersebut diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu (14/9/2025).

"Maknanya kalau sudah di jalan yang benar, mau rintangan seperti apapun, tidak usah takut-takut. Mainkan. Karena itu, saya mengajak Pendawa, sesuai slogan pertamanya ‘nek wani ojo wedi-wedi’ (kalau berani jangan takut-takut). Pendawa harus berani dalam memberantas Narkoba," kata Bobby.

Narkoba, lanjut Bobby, merupakan salah satu persoalan yang harus diselesaikan secara bersama. Ia melihat apa yang dicita-citakan Pendawa Indonesia dalam memajukan bangsa Indonesia, khususnya Provinsi Sumut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, dan program kerja di Sumut.

"Pemerintah bekerja tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari semua masyarakat. Salah satunya dari Pendawa Indonesia dalam mencapai Asta Cita Presiden RI dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bobby juga mengucapkan selamat hari jadi ke-26 tahun Pandawa Indonesia. Bobby telah mengenal Pendawa Indonesia, organisasi yang dilahirkan dari Provinsi Sumut, Kota Medan. Organisasi ini kemudian berkembang ke tingkat nasional dan sudah tersebar di 20 provinsi.

Sementara Pendiri dan Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H Ruslan menyampaikan, agar seluruh sedukur Pendawa Indonesia selalu menjaga kekompakan. Pendawa dibangun dengan semangat gotong-royong dan silaturahmi. Pendawa lahir dari tingkat ranting, tepatnya di Kecamatan Medan Area pada 9 September 1999.

"Pendawa hadir untuk menjalin silaturahmi lintas suku. Jadi yang menjadi anggota Pendawa bukan hanya orang Jawa, ada juga Cina, Papua, dan lainnya," pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut unsur Forkopimda Sumut, pimpinan OPD se-Sumut, pimpinan Paguyuban se-Sumut, pimpinan ranting dan cabang Pendawa Indonesia, serta seluruh anggota Pendawa yang hadir, serta undangan lainnya. **(H21/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Tetap Jaga Integritas
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali meraih opini Wajar Tanpa Penge....
Perkuat UMKM Berbasis Kearifan Lokal, Kahiyang Ayu Kunjungi Galeri Dekranasda Gunungsitoli
GUNUNGSITOLI Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu Bobby Nasution mengunj....
Monitoring IVA Test di Nias Barat, Kahiyang Ayu Dorong Perempuan Rutin Periksa Kesehatan
NIAS BARAT Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera....
Tutup MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya me....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara