Groundbreaking Huntap Korban Bencana, Wagub Sumut Harap Selesai Tepat Waktu

Administrator
21 Desember 2025 - Dibaca 658 kali

TAPANULI TENGAH

Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk korban bencana hidrometeorologi Sumatera Utara (Sumut) resmi dimulai. Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya berharap pembangunan Huntap selesai tepat waktu.

Pada tahap awal, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) akan membangun 200 hunian di Sibolga, 118 di Tapanuli Tengah, 103 di Tapanuli Utara dan 227 di Tapsel. Di Sibolga, lokasinya berada di area GOR Olahraga Sibolga, untuk Tapteng Kawasan Asrama Haji Pinangsori, Taput di Desa Sibalanga dan Tapsel di Kebuh Hapesong PTPN IV. Targetnya, hunian untuk korban bencana banjir dan longsor Sumut selesai di awal tahun 2026.

“Kita berharap Huntap ini tepat waktu sehingga bisa langsung dihuni warga kita yang terdampak bencana, jadi mereka tidak tinggal di pengungsian lagi,” kata Surya, saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian groundbreaking Huntap di lahan Asrama Haji Pinangsori, Tapteng, Minggu (21/12/2025).

Dia meminta masyarakat bersabar dan juga ikut berpartisipasi mempercepat pembangunan Huntap korban bencana banjir dan longsor. Begitu juga dukungan seluruh pihak termasuk TNI, Polri, BNPB dan elemen masyarakat lainnya.

“Pemprov Sumut sangat berterima kasih kepada Kementerian PKP, Mendagri, TNI, Polri, swasta, Ormas dan masyarakat yang bahu-membahu merehabilitasi pemukiman penduduk yang terdampak bencana, jadi saya harap korban bersabar karena Presiden terus memonitor perkembangan pemulihan bencana di Sumut,” kata Surya.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan negara telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk memulihkan kondisi Sumut dan provinsi lain yang terdampak. Dia berharap seluruh pihak bisa bekerja kompak dan lebih cepat.

“Negara hadir, Presiden mengerahkan semua kekuatan, koordinasi dan keuangan, kita kompak membantu rakyat kita, mari kita bekerja cepat, lebih cepat dari biasa,” kata menteri yang akrab dipanggil Ara ini.

Mendagri Tito Karnavian memastikan pemerintah akan membantu seluruh rumah yang terdampak termasuk kerusakan ringan, sedang dan berat. Khusus untuk rumah yang berat atau rumahnya telah hilang pemerintah akan membangunkan huntap tanpa membebani korban bencana.

“Semua dalam pendataan, ringan sedang akan dibantu pembiayaannya, rusak berat atau hilang juga akan dibantu, dibangunkan hunian tetap yang saat ini kita lakukan groundbreaking,” kata Tito Karnavian.

Tito menambahkan, pembangunan hunian tetap korban bencana Sumatera lebih dari 2.600, termasuk untuk Aceh, Sumut dan Sumbar. Pembangunan ini dilakukan tanpa membebani APBN ataupun APBD, Yayasan Buddha Tzu Chi membantu pembangunan lebih dari 2.000 rumah, kemudian ditambah dari pribadi Menteri PKP Maruarar Sirait. **(H15/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Genjot Pendapatan Asli Daerah, Pemprov Sumut Hadirkan Samsat Berkah Malam di Akhir Pekan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menghadirkan layanan pembayaran pajak ....
Jelang PTM IMT-GT ke-32, Delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Tiba di Medan
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang penyelenggara....
Pelantikan MPW ICMI Muda Sumut, Wagub Surya Dorong Pengurus Hadirkan Karya Nyata
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong kepengurusan baru Ikatan Cend....
Sumut Pimpin Raker 10 Gubernur se-Sumatera di Forum IMT-GT ke-32
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mengambil peran strategis dalam memperkuat sinergi pem....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara