Endang Budi Karya Kagumi Keindahan Ulos Batak

Administrator
16 Oktober 2020 - Dibaca 953 kali

SIMALUNGUN

Endang Budi Karya Sumadi, Ketua Bidang Usaha Wira Usaha Baru Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga istri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengagumi keindahan salah satu kerajinan dari Suku Batak yakni Kain Ulos. Bahkan, hasil kerajinan yang kaya akan nilai-nilai filosofi tersebut sudah layak mendunia.

Hal itu disampaikan Endang Budi Karya saat mengunjungi Pelatihan Wirausaha Baru Bagi Para Perajin pada Daerah Wisata Danau Toba, di Hotel Inna Parapat, Jalan Marihat Nomor 1 Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Kamis (15/10).

“Ulos ini merupakan tradisi kehidupan masyarakat Batak. Saya terkesan dengan keindahanya, motif dan warnanya natural, pasti setiap warna punya filosofi. Ini harusnya sudah layak mendunia,” puji Endang.

Endang berharap, ke depan para perajin terus meningkatkan inovasi dan kreasi, sehingga produk yang dihasilkan juga semakin memiliki daya saing, baik di pasar lokal, nasional hingga pasar internasional.

Disampaikan juga, pelatihan wirausaha tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang diprakarsai Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI bekerja sama dengan Dekranas. Kegiatan ini menyasar para wirausaha baru di sekitar wilayah destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba.

“Kegiatan ini bertujuan mendorong pemasaran produk kerajinan dengan platform online, sehingga dapat memperluas pemasaran produk dan meningkatkan kualitas desain dan kemasan produk,” terangnya.

Pelatihan wirausaha tersebut diikuti 56 orang perajin yang berasal dari Pulau Samosir dan sekitarnya, terutama perajin ulos dan pemahat patung. Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari hingga 19 Oktober 2020.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi berharap usai kegiatan pelatihan tersebut dapat lahir wirausaha baru di Sumut, sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan menjadi kebanggaan Sumut. “Dengan harapan, usai pelatihan ini akan timbul wirausaha baru untuk menjadi kebanggaan Sumatera Utara,” jelasnya.

Nawal yang hadir bersama Ketua Dharma Wanita Sumut Linda Fauziah A Haris Lubis dan Pjs Bupati Kabupaten Toba Harianto, juga menyampaikan, membuat kain ulos membutuhkan waktu yang cukup lama dan agar dapat menghasilkan ulos terbaik, membuatnya pun harus dari hati, karena ulos terbaik ada nilai etnik di dalamnya.

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara