DWP Sumut Komit Dukung Kesehatan Mental Generasi Muda

Administrator
18 Desember 2025 - Dibaca 353 kali

MEDAN

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) komit untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui Seminar Kesehatan yang bertema “Let’s Talk Mental Health: Kenali Stres, Cemas, dan Cara Mengelolanya”. Seminar ini digelar karena anak-anak dan remaja saat ini dihadapkan dengan berbagai tantangan, baik di lingkungan sekolah, keluarga juga pergaulan sosial.

Hal itu disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara, Evi Novida Sulaiman Harahap saat membuka Seminar Kesehatan Mental yang diselenggarakan di SMA Dharma Pancasila, Jalan Dr. Manyur Blok C Nomor 17 Padang Bulan, Medan, Kamis (18/12/2025).

“DWP Provinsi Sumut berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara mental dan emosional,” katanya.

Dikatakan, Evi Novida kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara keseluruhan. Tekanan akademik, pengaruh media sosial, serta perubahan emosi pada masa pertumbuhan dapat memicu munculnya stres dan kecemasan jika tidak dipahami dan dikelola dengan baik.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar mengenali perasaan diri sendiri, berani berbicara, serta memahami cara-cara positif dalam mengelola stres dan kecemasan.

“Jangan pernah merasa sendiri ketika mengalami kesulitan atau tekanan. Berbicaralah kepada orangtua, guru, atau orang-orang yang kalian percaya. Ingatlah bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan langkah awal untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan sehat,” ucapnya.

Narasumber seminar, psikolog Indri Kemala Nasution mengatakan, ada sejumlah hal yang biasa dihadapi pada remaja yakni konflik dengan teman/keluarga, ekspektasi diri dan lingkungan, tugas dan ujian, serta tekanan akademik yang menimbulkan stres dan cemas.

“Stres adalah respons tubuh dan pikiran ketika menghadapi tekanan. Sementara cemas adalah perasaan khawatir atau takut berlebihan terhadap sesuatu,” katanya di hadapan para pelajar.

Menurut Indri, ciri-ciri stres dapat dikenali seperti mudah marah atau tersinggung, sulit konsentrasi, sakit kepala atau sakit perut, gangguan tidur, dan merasa lelah terus-menerus. Sedangkan ciri-ciri cemas seperti jantung berdebar cepat, sulit bernapas, pikiran negatif berulang, takut gagal atau dinilai orang lain, menghindari situasi tertentu.

Indri Kemala kemudian berbagi tips bagaimana mengelola stres dan cemas dengan cara relaksasi, tidur cukup, olahraga, kurangi overthinking, dan mengatur waktu belajar. “Saat stres dan cemas tidak juga hilang, maka boleh mencari bantuan ke orangtua, guru BK, dan Psikolog,” ujarnya. **(H-21/DISKOMINFOSUMUT)

Berita Terkait

Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar....
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka proses penjaringan calon....
Gubernur Bobby Nasution Harapkan Kunker DPR RI Berdampak Positif bagi Pengembangan Bank Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunk....
Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO
MEDAN Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diusulkan menjadi ....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara