MEDAN
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat komitmennya dalam membenahi layanan publik, khususnya sektor transportasi massal. Pembangunan dan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan transportasi publik yang nyaman dan dapat diandalkan masyarakat.
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, transportasi umum merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat yang harus terus dipenuhi pemerintah. Karena itu, Pemprov Sumut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan BRT sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni dan jajaran Jasa Raharja di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (31/8/2026).
“Karena komitmen kita memberikan pelayanan yang utama, Pemprov sangat mendukung (BRT),” kata Bobby.
Menurut Bobby, tolok ukur keberhasilan pelayanan publik di suatu daerah bukan terletak pada tingginya pertumbuhan kendaraan pribadi. Keberhasilan tersebut, menurutnya, tercermin dari kemampuan pemerintah menjadikan transportasi massal sebagai moda utama mobilitas masyarakat.
Sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal, beberapa waktu lalu Gubernur Bobby telah meresmikan BRT Mebidang yang melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam. Saat ini, masyarakat masih dapat menggunakan layanan tersebut tanpa dikenakan tarif.
Bobby juga menyampaikan, organisasi yang akan mengelola BRT tengah disusun dan ditargetkan selesai pada akhir 2026. Dengan demikian, pengelolaan transportasi massal tersebut diharapkan dapat berjalan semakin optimal dan berkelanjutan.
“Dan administrasi organisasinya kami targetkan 2026 akhir ini selesai,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengatakan, pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada Pemprov Sumut. Ia berharap Sumut terus berkembang dan semakin maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional.
“Makanya kita support dan kita perjuangkan betul Sumut ini, Sumut akan terus bisa jauh lebih maju, lebih berkembang, masyarakatnya sejahtera, Sumut punya kontribusi besar bagi nasional," kata Fatoni.
Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan mengatakan, pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan Pemprov Sumut. Kolaborasi tersebut antara lain diarahkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
"Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi dalam hal tersebut,” kata Aan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor, Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumut Sutan Tolang Lubis, dan Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan.**(H17/DISKOMINFO SUMUT)