Kahiyang Ayu Buka Bimtek PKK se-Sumut, Perkuat Kompetensi Kader dan Dorong Digitalisasi Administrasi

Administrator
22 Juli 2026 - Dibaca 177 kali

MEDAN

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK Kabupaten/Kota se-Sumut sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus serta kader PKK. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di seluruh daerah.

Bimtek yang berlangsung pada 21–23 Juli 2026 di Hotel Grand Aston tersebut dihadiri Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti serta seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut. "Harapan terlaksananya Bimtek ini, ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat diserap sebanyak-banyaknya oleh seluruh peserta," kata Kahiyang, Selasa malam (21/7/2026).

Kahiyang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkaya wawasan, memperkuat koordinasi, sekaligus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan kegiatan PKK di daerah masing-masing.

Pada kesempatan itu, Kahiyang juga menyampaikan bahwa TP PKK Sumut telah meluncurkan layanan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA). Aplikasi digital tersebut dirancang untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem paperless bagi seluruh pengurus PKK mulai tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan.

"Kepada narasumber, saya juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sudah berbagi pengetahuan kepada kita," ujarnya.

Sementara itu, Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Terpadu, Nitta Rosalin, hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menjelaskan mengenai Gerakan PKK, tugas dan fungsi PKK, hingga mekanisme kelembagaan PKK.

Menurutnya, PKK merupakan organisasi kemasyarakatan terbesar, paling masif, dan paling luas jangkauannya di Indonesia. Sejak dibentuk pada 1967, PKK menjadi satu-satunya organisasi yang menjangkau hingga tingkat keluarga.

"Saat ini terdapat 91.600 lembaga TP PKK, 2,079 juta kelompok PKK, dan 6,364 juta kader PKK," sebutnya.

Bimtek tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi dalam menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami fungsi PKK dalam menghimpun, menggerakkan, dan membina potensi masyarakat guna mewujudkan 10 Program Pokok PKK, serta memperkuat pembinaan melalui penyuluhan, pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan secara berjenjang hingga kelompok dasa wisma.**(H21/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Renungan Suci HUT Ke-81 RI, Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan semangat, keberania....
Gubernur Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan Hingga Pulih
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid ....
Gubernur Bobby Nasution Saksikan Pidato Presiden Prabowo soal RUU APBN 2027
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan pidato Presiden RI....
Gubernur Bobby Nasution Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Swasembada Pangan dan Ekonomi Jadi Sorotan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordina....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara