Sabrina Harapkan Humbahas Komitmen Penuhi Ketersediaan Pangan Sumut

Administrator
21 Juni 2020 - Dibaca 733 kali

HUMBAHAS

Kentang merupakan salah satu komoditas pangan yang dihasilkan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Untuk itu komitmen Humbahas dalam memenuhi ketersediaan pangan Sumatera Utara (Sumut) sangat dibutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina usai mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi lahan pembibitan kentang PT Indofood di Desa Paranginan, Kabupaten Humbahas, Sabtu (20/6). “Kami harapkan dukungan Pak Bupati bersama semua elemen membangun ketersediaan pangan yang cukup di Sumut,” kata Sabrina.

Ketersediaan pangan di Sumut, menurut Sabrina, dapat terpenuhi apabila semua pihak dapat bekerja sama. Mulai dari Pemkab, Forkopimda hingga Satgas Pangan Sumut. Diharapkan semua elemen tersebut dapat bekerja sama berkontribusi memenuhi ketersediaan pangan.

Lahan pembibitan kentang tersebut memiliki luas 6,7 hektare. Rata-rata 1 hektare bisa menghasilkan sekitar 20 ton kentang atau jika dirupiahkan sebesar Rp280 juta.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kentang bukan hanya kebutuhan nasional namun juga kebutuhan dunia. Untuk itu, Mentan berharap lahannya bisa diekspansi lebih kuat lagi. “Ini sesuatu yang menjanjikan kepada petani. Ini bukan hanya bisa berkembang di Sumatera Utara, bisa juga dikembangkan di tempat lain di Indonesia,” kata Mentan.

Senada dengan Sabrina, Mentan mengharapkan pemerintah daerah bersinergi dengan setiap elemen yang ada. Apalagi saat ini dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19. “Setelah Covid ini, pertanian harus hadir untuk menjamin rakyat agar bisa hidup lebih baik,” kata Mentan.

Turut hadir Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, OPD Pemprov Sumut dan OPD Pemkab Humbahas.

Sementara itu, berdasarkan catatan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan ada peningkatan pengiriman produk hortikultura berupa kentang ke pasar ekspor di Singapura dan Malaysia. Tercatat periode Januari sampai dengan April 2020 sudah ada 11 kali ekspor kentang dari Belawan ke Malaysia dan 1 kali ke Singapura dengan total mencapai 80,5 ton. Sementara pada periode yang sama di tahun 2019 tercatat hanya ada 7 kali frekuensi ekspor dengan tujuan Singapura dan Malaysia 48,5 ton, melonjak hampir dua kali lipat.

Berita Terkait

Porwasu 2026 Resmi Ditutup, Pemprov Sumut Siap Jadikan Agenda Tahunan HPN
DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen menjadikan Pekan Ola....
Sprint Rally 2026 Seri 1 Sukses, Dampak ke Sumut Signifikan
MEDAN Sprint Rally 2026 Seri 1 sukses digelar di Sport Centre Sumut dengan partisipasi 51 pereli ....
Halalbihalal Akbar Melayu, Wagub Surya Ajak Perkuat Persaudaraan dalam Bingkai Keberagaman
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak masyarakat Melayu Indonesia un....
Bobby Nasution Apresiasi Peran Yonzipur 1/Dhira Dharma dalam Pembangunan Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kas....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara