Bobby Nasution Tampung Aspirasi Kadin dan Apindo Soal UMP Sumut

Administrator
28 Oktober 2025 - Dibaca 457 kali

MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menampung aspirasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, terkait rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Aspirasi tersebut disampaikan saat audiensi di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Selasa (28/10/2025).

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution menerima berbagai masukan dari para pengusaha mengenai penetapan UMP yang menjadi perhatian utama dunia usaha dan pekerja di Sumut. Ia menyampaikan bahwa Pemprov Sumut masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait mekanisme penetapan UMP tahun ini.

“Kita ketahui, penetapan UMP tahun lalu berasal dari pemerintah pusat. Tahun ini kita masih menunggu apakah mekanismenya akan tetap sama,” ujar Bobby Nasution.

Bobby juga menekankan pentingnya dialog yang konstruktif antara pengusaha dan pekerja dalam menentukan upah, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional maupun global. Menanggapi usulan buruh yang meminta kenaikan upah sebesar 8%, ia menyatakan hal tersebut masih dapat dipertimbangkan.

“Saya rasa ini bisa. Para pengusaha dapat mengalihkan cost (biaya) dari sektor lain untuk membantu peningkatan upah buruh,” tambahnya.

Pemprov Sumut, lanjut Bobby, akan terus membuka ruang diskusi dan musyawarah bersama untuk mencari titik tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak. Ia berharap keputusan yang diambil nantinya dapat menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan usaha di Sumut.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara menyampaikan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai sektor industri mengenai dampak kenaikan upah terhadap biaya produksi.

“Kalau untuk kenaikan 8%, sektor industri akan paling terdampak karena banyak cost tambahan yang harus dikeluarkan. Namun bagi sektor perkebunan dan lainnya, dampaknya tidak terlalu besar,” ungkap Firsal.

Kadin Sumut juga meminta agar pembahasan UMP dilakukan lebih lanjut secara bersama-sama. Selain itu, pihaknya menyampaikan aspirasi terkait keamanan industri di beberapa daerah, seperti Belawan, yang dinilai masih rawan dan dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi di Sumut.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju keputusan UMP yang adil dan berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja di Sumut.**(H14/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Bobby Nasution Tekankan Pembinaan dan Integritas Atlet, Targetkan Sumut Konsisten di Papan Atas PON
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta jajaran Komite Olahrag....
Pererat Silaturahmi Usai Ramadan, TP PKK Sumut Gelar Halalbihalal dan Siapkan Integrasi Kantor
MEDAN Keluarga Besar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (S....
Hari Jadi ke-78 Sumut Usung “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan memperingati Hari Jadi ke-78 Prov....
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB, Kunci Sukses Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong implementasi pembangun....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara