Nawal Ajak Manfaatkan Teknologi untuk Berinteraksi dengan Anak Didik

15 Mei 2020 15:41:59 WIB
Nawal Ajak Manfaatkan Teknologi untuk Berinteraksi dengan Anak Didik

MEDAN

Pandemi Covid-19 diharapkan tidak menjadi penghalang bagi pendidikan anak. Karena itu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus lebih kreatif untuk berinteraksi dan mendidik anak, termasuk memanfaatkan teknologi informasi.

Demikian disampaikan Bunda PAUD Sumut Nawal Edy Rahmayadi dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) jarak jauh dengan Pengurus Daerah (PD) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten/Kota se-Sumut, Jum’at (15/5).

Menurut Nawal, pendidikan anak usia dini harus tetap menjadi prioritas di tengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini. “Jangan jadikan pandemi Covid-19 membuat kita lupa untuk mendidik dan membina anak usia dini. Manfaatkan teknologi untuk berinteraksi dengan anak didik. Jangan sampai Covid-19 ini menjadi penghalang untuk tumbuh kembang anak usia emas,” ujar Nawal melalui video conference dari Ruang Sumut Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Nawal juga mengapresiasi Bunda PAUD yang sudah melakukan gerakan untuk membantu para guru PAUD, seperti yang dilakukan Bunda PAUD Kabupaten Dairi dan Kabupaten Toba. “Ke depan saya akan berusaha mengetuk hati bapak bupati/walikota agar juga memperhatikan nasib guru PAUD, sehingga tidak kesulitan lagi saat situasi seperti ini,” ujarnya.

Nawal juga mengucapkan selamat kepada Bunda PAUD Dairi Brenda Ritawati Darwin Siagian yang menerima Penghargaan Pin Perak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Direktorat Pembinaan PAUD. “Selamat ya Bunda, Semoga lebih sukses ke depanya. Kepada Bunda PAUD daerah lain, mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menghadapi wabah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIMPAUDI Pusat Netti Herawati menyampaikan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Situasi ini mengajarkan pada kita, bahwa semua tempat adalah tempat belajar, dan semua dari kita bisa menjadi guru. Jadi bunda-bunda sekalian, jangan Covid-19 ini menyurutkan semangat kita,” ujarnya.

Ke depan, Netti juga mengharapkan, agar seluruh guru PAUD yang ada di Sumut dilakukan pendataan. “Nanti dari data itu, kita melakukan penggalangan dana untuk membantu para guru PAUD,” tambahnya.

Netti juga mengingatkan, agar para guru PAUD memperhatikan tingkat stress orang tua peserta didik. Kalau orang tuanya sudah stress karena PHK atau pun kesulitan keuangan, jangan lagi kirimkan paket perencanaan belajar, karena akan membuat orang tua semakin depresi. “ Tapi gantilah dengan paket bermain anak dengan orang tua,” terangnya.

Ketua PW Himpaudi Sumut Aminah mengatakan bahwa rapat tersebut dilakukan untuk silaturahmi dan koordinasi HIMPAUDI dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut menyikapi dampak dari Covid-19 terhadap pelaksanaan pendidikan PAUD di Sumut.

Sumber : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu


Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

Selamat Idul Adha 1441 Hijriah

Tag

Statistik

Hari Ini : 465
Kemarin : 438
Minggu ini : 466
Bulan ini : 90,354
Total : 5,099,541
Hits Count : 3,295
Now Online : 4 User