Panen Padi di Deliserdang, Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Seluruh Petani Sumut Gunakan Varietas Unggul

07 Juli 2021 18:42:33 WIB
Panen Padi di Deliserdang, Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Seluruh Petani Sumut Gunakan Varietas Unggul

DELISERDANG

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan produksi padi di daerah ini, antara lain dengan penggunaan bibit padi varietas unggul dan pengolahan tanah yang baik. Selain lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, varietas unggul seperti Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) juga memiliki produktivitas yang tinggi.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis meninjau langsung sekaligus panen padi varietas unggul, yang dikembangkan oleh Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut, Rabu (7/7), di Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang.

"Kalau bisa varietas padi unggul ini dapat digunakan seluruh petani yang ada di Sumut, karena serangan hama sangat minim dan hasil panennya bagus," ungkap Gubernur Edy Rahmayadi, usai memotong padi dengan sabit, sebagai tanda dimulainya panen padi varietas unggul pada lahan sawah irigasi seluas lima hektare.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deliserdang Darwin Zein, dan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bahruddin Siregar.

Menurut Gubernur, penggunaan padi varietas unggul akan sangat menguntungkan para petani. Hasil panen petani bisa lebih banyak dua kali lipat dari padi biasa, dan juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit, serta perubahan cuaca.

“Karena varietas unggulan, kualitasnya juga mumpuni. Berasnya bagus dan wangi namun lebih pulen bila dibandingkan dengan beras varietas lain," terang Edy Rahmayadi.

Kepala BPTP Sumut Khadijah EL Ramija menyampaikan, bahwa acara panen tersebut sekaligus memperkenalkan beberapa varietas unggulan yang saat ini tengah dikembangkan IP2TP Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut.

"Saat ini kita punya 23 varietas unggulan yang diminati petani di berbagai daerah, tapi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) 32 dan Inpari 42. Kita ajak gubernur untuk ikut panen agar pemerintah daerah dan maupun provinsi, mengetahui keberadaan varietas unggulan ini," ujarnya.

Khadijah menjelaskan, Inpari 42 itu merupakan varietas Green Super Rice (GSR) dan sudah tersebar di Sumut. Setiap satu hektare bisa menghasilkan panen sebanyak 10,5 ton, dibanding padi biasa yang hanya menghasilkan 5-6 ton.

Varietas ini juga tahan dari berbagai jenis ancaman lingkungan, tahan juga terhadap cuaca dengan curah hujan tinggi. “Jadi, saat padi lain rebah karena hujan, Inpari 42 tetap aman, kita pun berharap agar ketahanan pangan tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19," terangnya. **(H18/DISKOMINFO SUMUT)

Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

Wagub Sumut Musa Rajekshah Resmikan Mesjid Al Musannif ke 22 di Desa Lubuk Palas Asahan

Tag

Statistik

Hari Ini : 150
Kemarin : 980
Minggu ini : 2,882
Bulan ini : 137,531
Total : 6,797,771
Hits Count : 878
Now Online : 9 User