Peran Pramuka Dalam Pembangunan Human Capital dan Menyambut Indonesia Emas Tahun 2045

06 November 2019 16:17:15 WIB
Peran Pramuka Dalam Pembangunan Human Capital dan Menyambut Indonesia Emas Tahun 2045

Medan

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara melaksanakan dialog interaktif dengan topik Peran Pramuka Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Human Capital dan Menyambut Indonesia Emas Tahun 2045 di Studio TVRI Stasiun Medan. Rabu (06/11).

Dialog interaktif ini menghadirkan narasumber dari dari Pramuka Kwarda Sumatera Utara H. Nurdin Lubis, SH. MM selaku Ketua dan Ketua Gugusdepan 13.409 UIN-SU Dr. H. Ali Murthado, M.Hum serta mengundang peserta pramuka dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

“Indonesia emas adalah sebuah kondisi saat negara Indonesia mampu bersaing dengan bangsa lain serta dapat menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan seperti korupsi dan kemiskinan. Indonesia emas diproyeksikan pada 100 tahun kemerdekaan negara Indonesia pada tahun 2045,” ujar Lukman Hakim Sitorus sebagai pembawa acara.

Selanjutnya Lukman bertanya kepada Nurdin Lubis, “Untuk pembangunan humas capital dan menyambut Indonesia emas tahun 2045, persiapan dan hal apa saja yang sudah disiapkan pramuka”.

“Sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 63 tahun 2014 Siswa Sekolah mulai dari SD, SMP dan SMA saat ini diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka, selain itu di perguruan tinggi juga sudah diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut terkhusus Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan.

Maka dalam pramuka ini membentuk generasi muda yang mempunyai identitas sebagai insan yang religious, insan dinamis, insan sosial dan insan yang mandiri,” jawab Nurdin.

Kemudian Nurdin menambahkan, mahasiswa adalah agen perubahan, mahasiswa adalah kaum intelektual yang memiliki ilmu yang tinggi. Betapa pentingnya peran mahasiswa untuk membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik. Mahasiswa tidak hanya sekedar belajar mencari ilmu setinggi-tingginya namun juga harus berkontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat.

Karena mahasiswa adalah salah satu unsur terpenting dalam pembangunan bangsa. “Jika empat peran mahasiswa tersebut dimiliki atau dapat terlaksana maka mahasiswa dapat mewujudkan Indonesia emas ditahun 2045” ujarnya.

Selanjutnya, Ali Murthado mengatakan banyak masyarakat bahkan dikalangan orang tua murid yang hanya mengetahui Pramuka hanya kegiatan hura-hura, namun tidak memahami apa makna yang dikandung di dalamnya.

Karena itu, Pramuka hanya dianggap hanya membuang-buang waktu. Padahal, di dalamnya terdapat beragam makna yang jika kita menggalinya akan menemukan jati diri kita sebagai bangsa yang besar, bangsa yang kuat, dan bangsa yang menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta keadilan.

Salah satu penelpon menanyakan kepada narasumber mengenai peran pramuka dalam mengatasi narkoba.

Ali Murthado menjelaskan, Pramuka Kwarda Sumatera Utara telah bekerja sama dengan BNN Provsu untuk melaksanakan berbagai macam kegiatan dalam rangka mengurangi narkoba.

Selain itu, gerakan Pramuka juga sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual dan fisiknya, agar mereka bisa membentuk kepribadian dan akhlak mulia, kemudian dapat menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda, lalu dapat meningkatkan keterampilan kaum muda sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjadi calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan. (IP)

Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

AYO PAKAI MASKER !!! SUMUT SEHAT SUMUT BERMARTABAT

Tag

Statistik

Hari Ini : 365
Kemarin : 555
Minggu ini : 2,129
Bulan ini : 95,495
Total : 5,132,642
Hits Count : 1,709
Now Online : 6 User