Terima Dubes Maroko dan Republik Islam Mauritania, Wagubsu : Sumut Memiliki Banyak Potensi

01 November 2019 15:02:07 WIB
Terima Dubes Maroko dan Republik Islam Mauritania, Wagubsu : Sumut Memiliki Banyak Potensi

Medan

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Maroko dan Republik Islam Mauritania Hasrul Azwar di Rumah Dinas Wagub Sumut, Jalan Tengku Daud, Medan, Jumat (01/11). Peluang kerja sama program berbagai bidang disambut baik, khususnya pariwisata dan hasil perkebunan seperti kopi.

Dalam kunjungannya Hasrul Azwar didampingi Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Indonesia di Rabat Hanung Nugraha, Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Indonesia di Rabat Erna Sugih Priatin, staf Kedutaan Besar Indonesia di Rabat Nisrine Znaidi, Meghraoui Mohamed Yassine, Mohamed Madlal, Khadija Battou, Fatima Zahra Imzouarh, Adil Ghazzal dan El Mehdi El Baraky.

Hasrul Azwar menyampaikan, negara tempatnya bertugas, sebagian besar masyarakatnya merupakan penikmat kopi dan teh. “Sebagai putra daerah Sumut, saya pasti menginginkan daerah asal saya maju dan berjaya. Saat ini saya bertugas di Maroko dan Mauritania, saya menilai banyak potensi dan produk unggul Sumut yang bisa dipasarkan di sana, khususnya kopi dan teh,” ujarnya.

Kunjungan ini disambut baik oleh Wagubsu “Kami sangat senang jika ada yang mau dibawa ke mari. Sebagaimana Sumut memiliki banyak program. Tapi, tidak semua program bisa kami jalankan sendiri. Makanya membutuhkan bantuan dari pihak luar (asing). Yang jelas kita punya banyak potensi dan bisa dijalankan melalui kerja sama,” sebut Wagubsu.

Selain itu, Musa Rajekshah juga menyebutkan, Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini telah mengekspor kopi ke Negara Luar "Kopi ini telah memiliki Phytosanitary Certificate (PC), artinya sudah bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan memenuhi persyaratan standar SPS Internasional”.

Indonesia, kata Hasrul Azwar, sudah seperti saudara kandung bagi Maroko. Hal ini dipengaruhi oleh sejarah di masa lalu dimana Presiden Soekarno menjalin hubungan baik dengan Raja di Maroko saat itu. Bahkan, beberapa nama jalan ditabalkan sebagai tanda hubungan baik ini, yakni Jalan Soekarno, Jalan Jakarta, Jalan Bandung, dan Jalan Indonesia.

Sebagai langkah awal, Hasrul memberi saran agar Sumut memulai dengan kerja sama Sister Province. “Saya berharap bisa terlaksana salah satunya dengan Kota pelabuhan di Maroko yakni Tanger. Sangat potensial karena produk-produk kita bisa masuk dari sana,” ujar Hasrul Azwar.

Terakhir, potensi kerja sama bidang perdagangan dengan Negara Maroko. Terutama untuk komoditas unggulan seperti kopi dan teh, yang sangat digemari masyarakat di negara itu.

Wagubsu menyambut baik apa yang disampaikan oleh Dubes Maroko dan Republik Islam Mauritania,” Kami menyambut baik kerja sama Sister Province yang Bapak Hasrul sampaikan, ini akan saya sampaikan juga kepada Bapak Gubernur agar kita bisa menjalin kerjasama, karena kalau mau maju harus berani membuka diri dan mempersiapkan segala sesuatunya” ujar Wagubsu.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Administrasi Umum dan Aset H. Mhd. Fitriyus, Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zonny Waldi, Kepala Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dr. Ria Nofida Telaumbanua. (IP)

Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

AYO PAKAI MASKER !!! SUMUT SEHAT SUMUT BERMARTABAT

Tag

Statistik

Hari Ini : 361
Kemarin : 555
Minggu ini : 2,125
Bulan ini : 95,491
Total : 5,132,586
Hits Count : 1,653
Now Online : 2 User