Wagubsu Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung Pastikan tak Ada Lagi Warga di Pengungsian

12 Januari 2018 08:56:01 WIB
Wagubsu Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung Pastikan tak Ada Lagi Warga di Pengungsian

Karo,

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH menyebutkan bahwa saat ini tidak ada lagi warga korban erupsi Gunung Sinabung yang berada di lokasi pengungsian. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Pembukaan Kunci Penempatan Hunian Sementara (huntara) di Desa Ndokum Siroga Karo, Kamis (12/1).

Hadir diantaranya Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Perwakilan Kementerian PU-Pera, dan unsur FKPD Karo. Sementara Wagub didampingi Kadis Lingkungan Hidup Hidayati, Staf Ahli Bidang Ekbang Binsar Situmorang dan BPBD Sumut.

“Kalau ada sesuatu menimpa kita, bagaimanapun kita harus tetap kompak dan kerjasama. Apalagi ini (erupsi) sudah cukup lama berlangsung, makanya kita harus sabar dan bersyukur, dalam kondisi apapun,” ujar Wagubsu di hadapan ratusan warga di lokasi huntara yang sebagiannya telah dihuni Kepala Keluarga (KK).

Wagubsu mengingatkan masyarakat yang ada agar tidak perlu marah kepada siapapun, terutama kepada Yang Maha Kuasa. Sebab menurutnya setiap musibah yang terjadi, pasti akan ada hikmah kebaikan dibalik itu. Namun Wagub tetap berharap keberadaan warga di huntara tidak terlalu lama, sebelum pindah ke hunian tetap (huntap) yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah.

“Kami juga ingatkan kepada warga, jangan ada yang coba mendekati dan melewati zona merah. Meskipun kami tahu, sebagian besar disini adalah petani,” kata Wagubsu.

Dalam penanganan pengungsi lanjut Wagubsu, pemerintah terus berusaha bagaimana caranya warga tidak lagi berada di pengungsian. Hal ini dibuktikan dengan telah masuknya ratusan KK ke huntara yang berada di Desa Ndokum Siroga 1, 2 dan 3, dimana sejak dua hari lalu, masyarakat sudah mulai membersihkan lokasi hunian dan memindahkan barang-barang rumah tangga.

Sementara Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengatakan bahwa huntara bukanlah hunian yang sempurna. Karena itu pihaknya berharap masyarakat yang tinggal di lokasi bisa memaklumi keterbatasan tersebut. Sedangkan soal kekurangan yang mungkin masih menjadi kendala bagi warga, akan diperbaiki segera.

“Kepada Kepala Desa dan Camat, mohon diperhatikan kebutuhan primer warga seperti lampu penerangan. Semua yang terkait, kita minta agar peka terhadap kondisi yang ada. Karena itu juga kami berterimakasih kepada pemerintah pusat dan provinsi,” sebut Terkelin.

Dalam peresmian tersebut, Dandim 02/05 Tanah Karo Letkol Taufik Rizal yang juga sekaligus Dansatgas Tanggap Darurat menyebutkan bahwa masyarakat tidak akan dibiarkan. Sebab menurutnya, dengan proses relokasi yang terus berjalan, pemerintah hadir untuk warga, baik pusat, provinsi dan Kabupaten Karo.

“Sebagaimana disampaikan Pak Bupati, kalau ada persoalan kecil kita selesaikan, kita tuntaskan. Persoalan yang besar mari kita rembukkan dan koordinasi. Karena di sini ada pemerintah, Kodim dan Polres. Apalagi sudah 7 tahun ini terjadi, karena itu kita harus berterima kasih atas perhatian pemerintah ini,” katanya.

Selain penyerahan kunci huntara kepada warga pengungsi yang terdampak erupsi Sinabung oleh Wagub Nurhajizah, Pemprov Sumut juga memberikan bantuan uang tunai berupa tabungan yang diberikan kepada setiap KK.

Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

Pemprovsu Terus Tingkatkan Pertumbuhan Desa Dengan Bangdes-Madu

Tag

Statistik

Hari Ini : 364
Kemarin : 423
Minggu ini : 788
Bulan ini : 100,897
Total : 3,398,376
Hits Count : 3,291
Now Online : 4 User