Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 Kebutuhan Sembilan Bahan Pokok Terkendali

05 Desember 2018 10:54:37 WIB
Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 Kebutuhan Sembilan Bahan Pokok Terkendali

Medan,

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menyelenggarakan Dialog Interaktif dengan mengangkat Tema “Stabilitas 9 Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019” bertempat di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Senin (03/12).

Kepala Bidang Perdagangan (Kabid) dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera (Provsu) Utara Azrai Ridho Hanafi, SH, M.Si selaku narasumber mengatakan menjelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun baru 2019 kebutuhan sembilan bahan pokok dalam kondisi yang sangat terkendali.

Saat ini, Disperindag Provsu telah melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di enam pasar tradisional di Medan, sebagai pasar pacuan untuk melihat harga yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara diantaranya Pasar Simpang Limun, Pasar Palapa, Pasar Sukarame, Pusat Pasar, Pasar Seikambing dan Pasar Petisah.

Adapun 19 komoditi yang akan di monitor yaitu gula putih, minyak goreng, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, telur ayam, susu, tepung terigu, kedelai, cabe, mie instan, bawang merah, bawang putih, ikan, garam, kacang – kacangan.

Penetapan harga eceran tertinggi khusus untuk beras premium eceran tertinggi sebesar Rp13.300 dan beras medium sebesar Rp 9950. Produksi beras sampai November 2018 berkisar 2.443.442 Ton dimana kebutuhan konsumsi beras Sumatera Utara perbulannya sebesar 121.925,5 Ton artinya dengan ketersediaan dan kebutuhan yang dikonsumsi oleh masyarakat Sumut menyatakan bahwa untuk komoditi beras medium ataupun premium dalam kondisi yang aman.

Guna mengantisipasi  lonjakan harga bahan kebutuhan pokok atau sembako, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Disperindag Provsu menggelar operasi pasar murah di enam titik diantaranya Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Pak  - Pak Bharat  Provinsi Sumatera Utara.

“Operasi pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat Sumatera Utara agar tidak terbebani dengan kenaikan bahan pokok, terutama menjelang  perayaan Natal dan Tahun Baru,” ungkap Azrai.” (LIP)

Berita Terkait

Indeks Berita

Polling

Apakah Dinas Komunikasi dan Informatika telah cukup memberikan informasi kepada publik
 Lumayan
 Kurang
 Sangat Bagus

Video

Pemprovsu Terus Tingkatkan Pertumbuhan Desa Dengan Bangdes-Madu

Tag

Statistik

Hari Ini : 384
Kemarin : 423
Minggu ini : 808
Bulan ini : 100,917
Total : 3,398,694
Hits Count : 3,609
Now Online : 7 User